Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sulawesi Selatan (IMM Sulsel) melalui Bidang Pendidikan Bahasa dan Pengembangan Potensi Akademik (BPBPPA) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Mecnesia–salah satu lembaga Bahasa Inggris nasional yang telah berkembang di berbagai wilayah Indonesia.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025. Hal ini menandai langkah penting dalam mendorong peningkatan kemampuan kader, khususnya di bidang kebahasaan dan kompetensi akademik.
Salah satu poin penting MoU itu adalah membuka peluang besar bagi kader IMM yang mendapatkan rekomendasi resmi dari DPD IMM Sulsel berhak menerima potongan biaya pendidikan hingga 50 persen di lembaga Mecnesia. Skema ini membuka akses lebih besar bagi kader dalam memperoleh pendidikan bahasa Inggris yang berkualitas.
Sultan Agung, Ketua Bidang Pendidikan Bahasa & Pengembangan Potensi Akademik (BPBPPA) DPD IMM Sulsel menyebut kerja sama itu sebagai komitmen dan kepedulian organisasi terhadap penguatan kapasitas kader dalam menghadapi tantangan global.
“IMM Sulsel berkomitmen mempersiapkan kader yang kompetitif di tingkat nasional. Penandatanganan MoU ini adalah langkah nyata kami dalam memberikan akses pendidikan bahasa Inggris yang lebih luas, profesional, dan berkualitas bagi kader IMM,” ujar dia.
Mecnesia sendiri dikenal sebagai lembaga bahasa Inggris yang telah berkembang secara nasional. Saat ini Mecnesia memiliki kurang lebih 100 titik layanan di seluruh Indonesia, dengan kantor pusat di Yogyakarta. Sebaran titik layanan yang luas menjadi bukti komitmen Mecnesia dalam menghadirkan pendidikan bahasa Inggris yang mudah dijangkau dan merata.
Sekretaris Bidang (BPBPPA) DPD IMM Sulsel Khaidir Ali, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam mempersiapkan kader yang unggul dan berdaya saing global.
“Penguasaan bahasa Inggris adalah kebutuhan mendesak bagi generasi muda hari ini. Kerja sama ini kami pandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan akses pendidikan berkualitas yang lebih terjangkau bagi kader IMM,” ujar dia usai menandatangani kesepakatan kedua pihak.
Di tempat yang sama, Muh Eka Prachandra, Founder Mecnesia menyambut baik MoU ini dan menekankan kesiapan lembaganya untuk memberikan layanan pendidikan sesuai standar profesional.
“Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan DPD IMM Sulsel. Dengan jaringan kami yang tersebar di berbagai daerah, kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata bagi kader IMM dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka,” tutur dia.
Selain potongan biaya, kedua pihak juga membuka peluang pelaksanaan kegiatan bersama seperti seminar, workshop, dan kelas intensif untuk memperkuat sisi akademik dan kebahasaan kader IMM.
Penandatanganan MoU di Jakarta ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, sekaligus mendorong terciptanya kolaborasi berkelanjutan antara organisasi kepemudaan dan lembaga pendidikan nasional. (Adv)
Editor: AUD