Mahasiswa KKN Unhas Dorong Digitalisasi dan Pengembangan UMKM di Desa Talumae

Seminar Proker KKN-T Mahasiswa Unhas di Sidrap. (Istimewa)

Portaltimur.id, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai program pengabdian di Desa Talumae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang. Pengabdian ini dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih 40 hari.

Sebagai langkah awal, para mahasiswa menyelenggarakan Seminar Program Kerja di kantor desa setempat, Rabu, 15 Juli 2026. Pertemuan ini sebagai wadah untuk memaparkan rencana kerja sekaligus mempererat sinergi dengan pemerintah desa dan warga.

Acara tersebut menghadirkan kepala desa, jajaran kepala dusun, pengurus Penggerak PKK, kepala sekolah dasar setempat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dosen pendamping, hingga konsultan UMKM perwakilan Rumah BUMN Sidrap.

Dalam seminar tersebut, mahasiswa KKN memaparkan delapan program kerja yang terdiri dari tujuh program individu dan satu program kelompok. Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung pengembangan usaha lokal serta menumbuhkan semangat kewirausahaan di Desa Talumae.

Rencana aksi yang akan dilaksanakan meliputi edukasi kewirausahaan sejak dini, pendampingan pemanfaatan WhatsApp Business, serta bantuan pengurusan legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan izin BPOM.

Selain itu, mahasiswa juga mengagendakan pelatihan pengolahan produk lokal berbasis jeruk lemon, peningkatan literasi keuangan, pengembangan situs web pemetaan digital UMKM, pemanfaatan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta program kelompok berupa pemetaan UMKM desa. Rangkaian program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan mempercepat digitalisasi UMKM.

Kepala Desa Talumae, Satri, menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan berharap kolaborasi ini membawa dampak positif bagi perekonomian warga.

“Semoga dengan adanya mahasiswa KKN Unhas dapat meningkatkan UMKM desa, khususnya di Desa Talumae,” ujar Satri.

Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua BPD Talumae, yang mengajak masyarakat untuk menyukseskan program kerja tersebut. Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik institusi selama masa pengabdian.

Sementara itu, Dosen Pendamping Kegiatan, Nadhirah Nagu, menitipkan para mahasiswa kepada masyarakat setempat dengan harapan mereka dapat memberikan kontribusi nyata sesuai dengan kebutuhan warga desa.

Koordinator Desa KKN-T UMKM Gelombang 116, Muh. Egy Ardiansyah H, menegaskan bahwa seminar ini merupakan titik awal dari kolaborasi jangka pendek yang berdampak panjang.

“Seminar program kerja ini bukan hanya bertujuan memaparkan rencana yang akan kita laksanakan bersama, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi serta langkah awal untuk seluruh progres yang akan kita bangun bersama ke depannya,” kata Egy.

Melalui tanggapan positif yang ditunjukkan selama seminar, warga Desa Talumae menyatakan kesiapannya untuk saling mendukung dengan mahasiswa Unhas. Rangkaian program yang telah dirancang diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas masyarakat dan kemajuan ekonomi desa. (Rls)

Editor: AUD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga: