Portaltimur.id, Bantaeng – Santri Pondok Pesantren Khairul Ummah Bantaeng sukses mengukir prestasi gemilang dalam peringatan HUT RI ke-81. Para santri memborong gelar juara pada ajang lomba tingkat Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng.
Panitia pelaksana menggelar kompetisi antarpelajar ini di Kantor Camat Tompobulu, Sabtu 8 Agustus 2026. Acara kemerdekaan tersebut menyajikan berbagai cabang lomba, termasuk Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) dan cabang olahraga sepak takraw.
Pondok Pesantren Khairul Ummah mengutus sebanyak 12 santri terbaik untuk berlomba. Hasilnya, tim santri sukses membawa pulang piala kemenangan dari dua cabang perlombaan unggulan tersebut.
Regu MSQ tingkat SMP dan SMA berhasil meraih Juara 1 pada kategori pidato serta tilawah. Sementara itu, tim sepak takraw tingkat SMP sukses menyabet Juara 2 dalam ajang kompetisi olahraga tersebut.
Pembina Pondok Pesantren Khairul Ummah, Jumriani mengungkapkan rahasia keberhasilan para santri. Selama ini, ia menyebut menerapkan sistem pembinaan terpadu, dengan memadukan kedisiplinan dan pengembangan bakat santri.
Selain itu, pembina memberikan bimbingan khusus yang intensif bagi santri yang memiliki potensi mendalam. Strategi pembinaan terarah tersebut terbukti efektif dalam memicu dorongan prestasi para peserta.
Jumriani membeberkan tiga kunci utama keberhasilan pembinaan santri berprestasi di pesantrennya. Kunci tersebut meliputi keikhlasan doa, konsistensi latihan, serta pendampingan fasilitas dari para pembina.
Oleh karena itu, Ia mengingatkan para santri agar selalu mengutamakan ikhtiar dalam setiap perlombaan. Bagi Jumriani, kemenangan sejatinya hanyalah bonus dari proses perjuangan panjang yang telah dijalani santri.
Gayung bersambut, santriwati juara 1 MSQ tingkat SMA, Lutfia Ramadhani, membagikan cerita kesannya selama masa persiapan. Lutfia merasa gembira karena bimbingan ustadz mampu mempererat kebersamaan antar sesama teman.
Namun, ia mengaku harus bekerja ekstra keras dalam mengatur jadwal mengaji dan latihan perlombaan. Seluruh rasa lelah, kata dia, akhirnya terbayar lunas saat timnya berhasil membawa pulang gelar juara.
Lutfia menegaskan motivasi utamanya adalah membanggakan orang tua serta mengangkat nama baik pesantren. Keberhasilan ini membuktikan bahwa usaha keras dan doa tidak pernah mengkhianati hasil akhir.
Ia berharap dapat meningkatkan potensi diri untuk menghadapi perlombaan di tingkat kabupaten hingga provinsi. “Capaian ini makin membuktikan pesantren sebagai wadah pencetak generasi cerdas dan bertakwa,” tandas dia.
Diketahui, pada cabang lomba MSQ tingkat SMP, tim santriwati berhasil mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1. Capaian manis tersebut diraih berkat kekompakan serta penampilan apik dari Alfiah Nisriina, Nurul Alifah, dan Jumriani.
Keberhasilan tersebut berlanjut pada kategori MSQ tingkat SMA yang juga sukses merebut Juara 1. Prestasi membanggakan ini dipersembahkan oleh kolaborasi tim santri yang beranggotakan Lutfia Ramadhani, Sitti Aisyah, dan Ali Muhajir.
Tidak hanya unggul di bidang keagamaan, santri Khairul Ummah juga menunjukkan kebolehannya pada bidang olahraga. Tim sepak takraw tingkat SMP yang diperkuat Hajaratul Aswad, Muh. Said Gaffar, dan Hisyam sukses menyabet posisi Juara 2.
Editor: AUD