Portaltimur.id, Jeneponto – Pelantikan pengurus baru Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PC PM) Silanu berlangsung khidmat. Ketua PC PM Silanu Sulaiman Saputra menegaskan pelantikan ini bukan sekadar seremoni melainkan sebagai titik tolak untuk memantapkan langkah dakwah.
“Pelantikan hari ini adalah momen bagi kita semua dalam memantapkan diri untuk melanjutkan dakwah Rasulullah SAW,” kata Sulaiman saat pidato iftitah, Sabtu 29 Agustus 2026.
Sulaiman menyadari bahwa cita-cita besar tidak bisa tercapai dengan mudah. Ia jujur mengakui kapasitas pemuda hari ini masih jauh dari cita-cita itu. Namun bagi dia, ada kekuatan yang melampaui semua keterbatasan manusia.
“Kami sadar cita-cita besar ini sangat jauh dari kemampuan kita hari ini. Tapi kita juga sadar bahwa kekuasaan dan pertolongan Allah SWT jauh lebih besar dari tantangan itu sendiri,” ujar dia di hadapan para kader dan tamu undangan.
Untuk menjawab tantangan zaman, Sulaiman dan kolega Silanu mengusung tema ‘Menata Bangsa, Memajukan Peradaban’. Tema itu, kata Sulaiman, lahir dari keresahan atas krisis sosial dan krisis moral yang terus menggerus sendi kehidupan.
“Dalam hal ini kami berharap pemuda Silanu mampu menjadi navigasi dari berbagai kebuntuan yang terjadi dalam kehidupan ke arah kehidupan berperadaban,” tegas Sulaiman.
Ia mengingatkan, perjuangan panjang menuntut konsistensi. Minimal, tutur Sulaiman, ada dua hal yang harus terus diulang dan ditanamkan dalam benak setiap kader agar tetap istiqomah di jalan dakwah.
Pertama, meluruskan niat. Setiap gerakan, setiap kegiatan, harus diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT. Sulaiman menyitir ayat Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 104 agar apa yang dikerjakan mendapat keridhaan dan jaminan keberuntungan dari Allah.
Kedua, memahami bahwa masa persiapan jauh lebih lama dan melelahkan dibanding hasil yang terlihat. Karena itu, Sulaiman mengajak kader bersabar. Sebab, keberhasilan besar tidak lahir dari aksi sesaat, tapi akumulasi tindakan-tindakan kecil yang dilakukan terus menerus, tanpa henti.
Dengan dua bekal itu, Sulaiman optimis kapal kepengurusan PC PM Silanu periode ini akan berlayar tepat arah.
“Maka dengan memahami ini semua, Insyaallah kapal kepengurusan PC PM Silanu akan sampai pada pulau harapan yang kita cita-citakan,” pungkas dia.
Pelantikan ini bagi Sulaiman, menjadi sinyal bahwa Pemuda Muhammadiyah di Silanu tidak ingin hanya menjadi penonton. Namun harus turun, menata, dan menjadi penunjuk arah di tengah kebuntuan bangsa.

Menanggapi penyampaian Sulaiman, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Turatea Jeneponto, Surullah menilai pelantikan pengurus PC PM Silanu sebagai langkah awal yang penting. Ia menyebut momentum ini harus segera diterjemahkan dalam kerja nyata.
Menurut Surullah, tugas utama pengurus baru adalah membuka ruang kolaborasi. Ia mendorong PC PM Silanu untuk bekerja sama dengan para pemangku kebijakan di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja keras dan keikhlasan. Visi misi organisasi, kata Surullah, tidak akan berjalan tanpa kesungguhan kader di lapangan.
“Kita harus bekerja keras dan ikhlas menjalani Visi Misi organisasi dalam menebar manfaat dalam sosial kemasyarakatan,” tegas dia.
Menariknya, Surullah mengaku melihat semangat berbeda dari PC PM Silanu. Ia menilai cabang ini memiliki produktivitas yang positif dan tidak menunggu lama untuk bergerak.
“Saya melihat bahwa pimpinan Cabang Silanu memiliki produktivitas positif dan begitu agresif menterjemahkan Visi Misi Organisasi dalam aktualisasi gerakan,” ucap dia.
Pernyataan itu menjadi apresiasi sekaligus dorongan. PDPM Turatea berharap PC PM Silanu bisa terus menjaga ritme kerja, memperluas jejaring, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayahnya.
Editor: AUD