SMK Ahlu Suffah Muhammadiyah Bantaeng Lepas Siswa Ikuti Prakerin

Momen pelepasan praktek kerja industri siswa SMK Ahlu Shuffah. (Istimewa)

Portaltimur.id, Bantaeng – SMK Ahlu Suffah Muhammadiyah Bantaeng melepas para siswanya untuk mengikuti program Praktik Kerja Industri (Prakerin) Senin 3 Agustus 2026.

Diketahui, pihak sekolah menyelenggarakan program ini untuk mempersiapkan para siswa secara langsung dalam menghadapi tantangan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) sebelum mereka lulus.

Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen-PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bantaeng, Harianto Saparang, membuka dan melepas langsung pemberangkatan para siswa menuju lokasi praktik.

Tanamkan Karakter Kedisiplinan dan Menjaga Marwah Sekolah

Dalam sambutannya, Harianto Saparang menekankan pentingnya pembentukan karakter yang kuat selama para siswa menimba pengalaman di lingkungan kerja. Oleh karena itu, ia meminta seluruh siswa untuk selalu menerapkan kedisiplinan tinggi serta menjunjung tinggi kejujuran saat menjalankan setiap tugas.

“Jaga kedisiplinan dan kejujuran agar bisa membanggakan sekolah, keluarga, dan diri sendiri. Berikan kemampuan terbaik di dunia kerja maupun dunia industri yang kalian tempati,” ujar Harianto.

Selain itu, Harianto juga mengingatkan para siswa agar tetap memperkokoh imannya di tempat praktik. Seperti diketahui, SMK Ahlu Shuffah adalah institusi pendidikan yang bernaung pada nama besar Muhammadiyah Bantaeng.

“Jangan pernah meninggalkan kewajiban utama, yaitu salat, di tempat Prakerin nanti,” tegas dia. Bagi dia, selain ketaatan beribadah, salat juga sebagai bukti kerendahan hati.

Gayung bersambut, Mudir Pondok Pesantren Ahlu Suffah Muhammadiyah Bantaeng, Suardi Amran, memberikan nasihat mendalam kepada para santri. Ia berpesan agar para siswa senantiasa menjaga marwah pondok pesantren dan mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat luas selama di lokasi Prakerin.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Ahlu Suffah Muhammadiyah Bantaeng, Ahmad Solihin, mendorong para siswa untuk memanfaatkan momentum Prakerin sebagai laboratorium nyata. Sebab, melalui wadah ini para siswa dapat menyiapkan diri serta menyerap ilmu sebanyak-mungkin agar siap bersaing di dunia kerja pascapendidikan.

Pihak sekolah mengakhiri rangkaian acara pelepasan ini dengan doa bersama, kemudian melepas secara resmi para siswa menuju dunia usaha dan dunia industri mitra sekolah.

Editor: AUD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga: