Portaltimur.id, Sidrap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan program edukasi karakter bertajuk “SI AKSI: Siswa Anti Korupsi Sejak Dini” di SMP Negeri 4 Panca Rijang, Kelurahan Kadidi, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Rabu 30 Juli 2026. Inisiatif ini berfokus memutus rantai perilaku tidak jujur atau “korupsi kecil” di lingkungan sekolah melalui penanaman nilai-nilai integritas sejak usia remaja.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Amalya Dwi Keysa, menginisiasi kegiatan ini di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan, Anggun Permata Sari.
Program edukasi moral tersebut mendapat dukungan penuh dari Lurah Kadidi, Rusmin Malik, serta Kepala SMP Negeri 4 Panca Rijang, Rahmawati, bersama jajaran dewan guru.
Inisiatif edukasi karakter ini merancang materi khusus guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 4 mengenai Pendidikan Berkualitas.
Para mahasiswa membekali para siswa dengan pemahaman sembilan nilai integritas, analisis kasus kecurangan skala sekolah, hingga simulasi teknik menolak ajakan curang (How To Say NO).
Amalya Dwi Keysa menegaskan bahwa program ini membantu para siswa memahami bahaya tindakan tidak jujur yang kerap dianggap sepele di lingkungan sekolah.
Ia berharap para peserta didik mampu menerapkan teknik penolakan tersebut secara konsisten demi menjaga ekosistem belajar yang bersih dan berintegritas.
Guna memperkuat komitmen bersama, seluruh siswa membuat “Pohon Komitmen SI AKSI” pada akhir sesi kegiatan.
Para siswa menuliskan janji kejujuran serta cita-cita mereka pada lembaran kertas berbentuk daun, lalu menempelkannya pada media pohon simbolis yang diserahkan kepada pihak sekolah sebagai pengingat harian.
Kepala SMP Negeri 4 Panca Rijang, Rahmawati, menyambut positif pendekatan interaktif yang dibawakan oleh mahasiswa KKN Unhas tersebut.
Ia menilai metode pembuatan Pohon Komitmen berhasil menggugah kesadaran moral para peserta didik agar selalu mempraktikkan budaya jujur dalam kehidupan sehari-hari.
Senada dengan Kepsek, Lurah Kadidi, Rusmin Malik, turut mengapresiasi kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter di wilayahnya.
Ia mengharapkan rangkaian program itu mampu mencetak generasi muda Sidrap yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki benteng moral yang kuat. (Rls)
Editor: AUD